Rabu, 02 Maret 2011

JINGGA DALAM ELEGI !





SINOPSIS JINGGA DALAM ELEGI

Sejak peristiwa pagi hari saat melihat mata Tari bengkak, Ari jadi penasaran. Benarkah itu hanya karena Ari menghapus nomor HP Ata dari HP Tari, ataukah karena Angga? Kalau memang karena Angga yang notabene musuh bebuyutan Ari, Ari ingin tahu apa yang telah dilakukan cowok itu terhadap Tari.

Setelah menemukan a shoulder to cry on pengganti Angga dalam diri Ata, perlahan-lahan Tari mulai melupakan Angga. Sikap Ata yang bertolak belakang dengan Ari membuat Tari nyaman bersama Ata. Ia pun curhat habis-habisan kepada Ata yang lembut, penuh perhatian, baik hati, dan yang baru belakangan Tari sadari berhasil membuat jantungnya berdebar tak keruan. Gangguan dan intimidasi Ari sampai tidak diacuhkannya. Inilah yang membuat Ari makin salah tingkah-kini saingannya bukanlah Angga, melainkan saudara kembarnya sendiri.

Namun, saat Tari merasa telah menemukan pelabuhan hatinya, satu rahasia besar perlahan-lahan terkuak.

Tari merasa... lambat laun Ata semakin mirip Ari....


kalian semua mesti baca tu buku , soalnya cerita di novel kedua ini lebih seru , jadi mending baca sendiri deh biar bisa lebih menikmati dan menghayati :)

JINGGA DAN SENJA !




Judul : Jingga dan Senja
Penulis : Esti Kinasih
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : Mei 2010
Jumlah Halaman : 312 halaman

SINOPSIS !

Siapa sih yang nggak kenal dengan "ARI" ----- pentolan anak SMA Airlangga yang demen banget sama kisruh dan tawuran. Tapi, entah kenapa dibalik kenakalannya, sepertinya ia menyimpan rahasia besar yang hanya ia ketahui. Lantas, siapa sebenarnya Ari ini?

Tawuran antar SMA Airlangga dan SMA Brawijaya memang menjadi suatu hal yang biasa. "Ari dan Angga" ---- itulah naman pentolan SMA maing-masing. Namun, tawuran yang sekarang berbeda karena melibatkan "Tari" --- cewek penggila warna oranye dari sekolah Ari *SMA Airlangga*.

Dalam tawuran, Ari tak pernah sekalipun melibatkan cewek. Ketika ia melihat Tari di tengah-tengah tawuran, Ari langsung melindunginya. Namun, Angga datang dan membawa Tari dengan paksa yang pada saat itu bersama temannya "Fio". Angga membawa Tari dan Fio ke SMAnya *SMA Brawijaya*.

Tanpa pikir panjang, Ari mengejar mereka sampai ke SMA Brawijaya. Anak buah Angga mengharuskan Ari untuk sujud didepannya jika Ari mau melihat keadaan Tari dan Fio. Tunduk di depan anak buah musuh merupakan kekalahan yang memalukan. Namun, demi Tari dan Fio, Ari rela melakukan sujud itu! Setelah itu, Ari melihat keadaan Tari dan Fio yang sedang tertawa bercanda dengan Angga. Ari-pun lega melihat keadaan Tari dan Fio yang baik-baik saja.

Fakta baru teruangkap! "Jingga Matahari" dan "Matahari Sejan"--- itulah nama panjang Tari dan Ari. Mereka berdua juga sama-sama lahir pada saat senja. Entahlah! Tapi, sebenarnya, adakah keterkaitan persamaan nama Tari dan Ari ini dengan masa lalu mereka? Namun, yang jelas, permusuhan antara Ari dan Angga semakin memanas. Apalagi, semenjak ada Tari, semuanya semakin runyam. Malahan, Tari seakan dijadikan kambing hitam. Apa yang sebenarnya terjadi?

Kemarahan Ari semakin memuncak! Ketika ia mengetahui bahwa Angga telah bertindak lebih banyak daripadanya. Ia semakin gusar! Apalagi ketika Tari degan terang-terangan berkata bahwa lebih memilih Angga daripada Ari. Ari sudah tak bisa menahan kesabaran lagi. Ia lebih memilih menyelesaikan masalah dengan kasar hingga menarik perhatian semua warga sekolah. Untung teman dekat Ari ---- "Ridho" dan "Oji" segera menyadarkannya.

Sedikit demi sedikit, pelan tapi pasti. Fakta sebenarnya terungkap satu persatu. Ari adalah anak kembar. "Matahari Jingga atau Ata" --- itulah nama kembarannya. Ari dan Ata berlatar belakang keluarga broken home. Ari sebenarnya lebih dekat pada ibunya. Namun, ketika orang tuanya bercerai, Ari mendapat bagian untuk tinggal bersama ayahnya. Hal itulah yang membuat Ari berubah 180 derajat. Ia menjadi anak yang biang keroknya rusuh, dan hal itulah yang membuat pihak sekolah Ari tak pernah memberi hukuman pada Ari.

Kabar gembira! "Anggita" --- adik kelas Ari dan sepupu Angga membuat Angga menyerah! Keberadaan Gita membantu Ari dalam hal permusuhannya dengan Angga.
"Jauhi Tari kalo lo mau sepupu lo si Gita selamat!" Ancam Ari pada Angga.
Hal tersebut membuat Angga dengan terpaksa menjauhi Tari. Ancaman Ari semakin membabi buta.
"Kalo lo ga mau jadian sama gue, gue bakal gangguin loe tanpa henti." Ancaman Ari pada Tari
Tapi, Tari tak goyah! Ia tetap keukeuh pada pendiriannya! Ia tak mau menjadi cewek Ari.

Gangguan Ari pada Tari semakin menjadi-jadi. Yang paling parah, Ari menghapus nomor hp Ata pada hp Tari. Tari menangis! Namun, benarkah tangisan itu hanya karena Ari mengahpus nomor hp Ata. Ataukah ada hubungannya dengan Angga yang notabenenya telah mengundurkan diri dari kehidupan Tari? Entahlah....

Masalah semakin runyam! Kini, Tari dan Ari malah bermusuhan. Mereka berdua bersikap kasar satu sama lain. Bagaimana kelanjutan kisahnya ???

Tunggu kelanjutannya di sequelnya "JINGGA DALAM ELEGI"